Bahaya Komuni(ta)s?!

Entah sekedar idiom ataukah joke yang sering kita dengan , 4L….Lu Lagi Lu Lagi, sering terjadi dalam kegiatan berkomunitas, di tambah 2L, itu pun masih Lu Lagi. Dilemanya adalah kegiatan bisa gagal kalo tidak begitu, tapi kalo di terusin terkadang ujian hati nya semakin berat waktu demi waktu.

Tapi ternyata, 4L itu hanya contoh kecil dari bahaya yang mengancam kelangsungan hidup sebuah komunitas.

Tahun 1997, Keanu Reeves bermain dalam sebuah film yang berjudul The Devil’s Advocats…salah satu dialog dalam film tersebut “Vanity, definitely my favorite sin

 Apa itu Vanity?

ImageDiartiin dalam bahasa indo, vanity itu artinya kesombongan. Pada dasarnya Vanity adalah jebakan betmen yang ada di setiap sudut kehidupan, interesting part dari vanity ini adalah kita tidak mampu menyadari kehadirannya, walau terkadang kita mampu merasakannya, namun biasanya sering terabaikan dan tidak terkontrol dengan baik.

Kalo dalam berkomunitas vanity mentransformkan dirinya dalam bahasa yang lebih tak terlihat, yakni….“Pengakuan”………

Komunitas adalah sarana paling gampang untuk mengejar sebuah pengakuan, dan ironisnya komunitas adalah satu2nya tempat yang tidak boleh dijadikan sebagai tempat mencari pengakuan. Kenapa?

Karena salah satu pembelajaran terbesar dalam komunitas adalah kelapangan hati. Itu sudah kartu mati, sebesar apapun kontribusi yang kita berikan kedalam komunitas, sebesar itu pulalah setidaknya kita harus memiliki kelapangan hati untuk mengakui bahwa itu adalah hasil usaha bersama. Karena tidak satupun komunitas bisa hidup atas dasar pemikiran atau tindakan satu orang, kalo pun ada, sudah bisa di pastikan itu bukanlah komunitas.

Gua yang ngelakuin itu, gua yang mengidekan itu, gua yang buat itu, gua yang blablabla…dan banyak lagi bentuk2 pengakuan yang tanpa kita sadari berusaha kita munculkan kepermukaan baik itu dalam bentuk perkataan melalui cerita, ataupun dalam bentuk ekspresi dan tindakan.

Tapi apakah itu tidak diperbolehkan? Boleh dan sah sah saja, akan tetapi satu hal yang kita harus mengerti bahwa sebuah pengakuan dalam komunitas itu tidak bisa diciptakan dan dimunculkan, akan tetapi harus dicapai hingga pada waktunya pengakuan tersebut akan muncul dengan sendiri di saat kita dianggap oleh-Nya sudah mampu dan benar2 berhak mendapatkannya, jadi buat apa ditunggu, lakuin aja yang mesti di lakuin.

Tulisan ini gua bikin untuk manusia-manusia yang berkomunitas, untuk yang tidak…well…menurut gua kalian rugi besar, karena pembelajaran ga bakal bisa di dapetin hanya melalui melihat-lihat, atau membaca tulisan2, tapi dengan ngejalaninnya….

So…sudahkah anda bergabung dengan komunitas?

Notes : Tulisan ini telah disetujui oleh penulis untuk dipublish o.b.o @akberpekanbaru
Ditulis Oleh : Roni Azhar
AKAMSI (Anak Kampung Sini) PEKANBARU , AKBERIAN AKBERPEKANBARU
Website : Empistudio

Advertisements

One thought on “Bahaya Komuni(ta)s?!

  1. luar biasa tulisannya. sebagai bagian dari jaringan 4L itu saya jadi berkaca melihat apa yang sudah saya sumbangkan untuk komunitas selama ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s