Kreasi Musik Riau oleh Rino Dezapaty

Mengawali tahun 2014 ini, Akademi Berbagi Pekanbaru kembali mengadakan kelas keenamnya. Kali ini kelas Akber Pekanbaru mengangkat tema tentang musik melayu dan menghadirkan a world class performer, Rino Dezapaty (founder Riau Rhythm Chambers Indonesia) yang telah sukses membawa dan memperkenalkan musik khas Riau ke tingkat Nasional dan Internasional!

DSC03704

Rino Dezapaty, seorang musisi asal kota bertuah ini, menekuni dunia musik sejak kecil. Walau terlahir dari kedua orang tua yang juga pelaku seni (ayah seorang koreografer tari dan ibu yang berprofesi sebagai penari), tidak berarti Bang Rino – begitu ia kerap disapa – mendapatkan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Akan tetapi, hal tersebut tidak membuatnya putus asa. Ia tetap semangat mempelajari berbagai alat musik dan bergabung di Marching Band Gita Dang Merdu Pekanbaru. Di sanalah prestasi musiknya mulai terukir, ketika di tahun 1994 ia mendapatkan juara 3 Solo Trumpet di Jakarta dan beberapa tahun kemudian mendapatkan penghargaan sebagai drummer terbaik di festival musik se-Riau.

Meskipun ia sangat mencintai dunia musik, tapi Bang Rino tetap mengikuti kata-kata orang tuanya untuk melanjutkan studinya. Oleh karena itu, setelah lulus SMA, ia pindah ke Surabaya dan mengambil kuliah di jurusan Ekonomi di salah satu perguruan tinggi di Surabaya. Selama kuliah, keinginan belajar musik tidak hilang begitu saja. Bang Rino pun mulai mencari informasi mengenai tempat kursus musik di Surabaya, tapi hasilnya nihil. Sampai suatu waktu di tahun 1996, salah seorang temannya menawarkan pekerjaan di Bandung sebagai pelatih marching band, dan ia pun mengambil kesempatan itu.

Setahun setelah kepindahannya ke Bandung, Bang Rino mendapatkan informasi bahwa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) membuka pendaftaran mahasiswa baru. Sekitar tahun 1997, Bang Rino terdaftar sebagai mahasiswa Seni Pertunjukan Musikologi di IKJ. Sambil kuliah beliau juga sempat bergabung bersama label Aquarius dengan bandnya Soulful Harmony. Akan tetapi pada masa itu keinginan untuk masuk studio rekaman belum bisa terlaksana karena satu dan lain hal. Di tahun 2000, kuliahnya sempat keteteran hingga akhirnya Bang Rino memutuskan untuk kembali ke Pekanbaru.

DSC03711Ketika pindah ke Pekanbaru itulah, Rino Dezapaty mulai mengangkat musik melayu dengan aransemen musik modern. “Satellite of Zapin” menjadi lagu pertama yang diaransemen oleh Bang Rino. Keputusannya pulang ke kampung halaman, ternyata memberikan inspirasi tersendiri bagi Bang Rino. Bersama Riau Rhythm Chambers Indonesia (RRCI), ia fokus menekuni dan mempelajari budaya Riau dan menggubahnya menjadi musik-musik yang easy listening dengan menggunakan alat musik khas Riau.

Selain Rino Dezapaty, siang itu di kelas Akber Pekanbaru, juga ada sharing dari pihak management Riau Rhythm yaitu Bang Oji dan Tito, yang bercerita tentang bagaimana cara me-manage sebuah grup musik. Kunci utamanya ada pada personilnya. Grup musik yang baik, personilnya harus dapat me-manage dirinya masing-masing dan tetap menjaga komunikasi antar personil. Riau Rhythm Chambers Indonesia juga bergabung dalam sebuah management besar yang bernama Melayu Raya Management yang juga menaungi 3 grup musik lainnya.

Selain itu ada pula sharing dari salah seorang personil Riau Rhythm yang awanya ngefans berat dengan Rino Dezapaty. Bang Itok namanya, lahir di Bulukumba – Sulawesi Selatan. Bang Itok pertama kali mengetahui tentang Riau Rhythm ketika sedang kuliah di Solo. Ketika menikah, diajak istri pindah ke Pekanbaru, dan di sanalah ia mulai mencari tau lebih lanjut tentang Riau Rhythm. Berbekal ilmu Seni Pertunjukan Musikologi yang ia pelajari ketika kuliah dulu, Bang Itok menceritakan analisaya tentang musik Ethnocontempo yang diangkat oleh Riau Rhythm Chambers Indonesia kepada semua peserta kelas keenam Akber Pekanbaru. Bang Itok, seseorang asal Bulukumba, menaruh harapan optimis pada Pekanbaru, karena menurutnya kota ini sedang bergerak untuk maju dan berkembang. Dan Riau Rhythm bisa menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan budaya Melayu ke pelosok dunia.

Berbekal pengalaman, kesempatan dan ilmu yang dimiliki oleh Rino Dezapaty dan teman-teman di Riau Rhythm Chambers Indonesia, semua optimis bahwa mereka bisa mengangkat cerita tentang Riau ke seluruh dunia. Bahwa Riau merupakan provinsi yang kaya akan seni dan budayanya. Lagu-lagu yang dibuat oleh Rino Dezapaty, semuanya memiliki cerita tersendiri berdasarkan hasil observasinya pada masyarakat di provinsi Riau.

“Jangan malu dengan budaya sendiri. Teruslah berkarya, jangan lihat kiri kanan, buatlah sesuatu yang bisa bermanfaat bagi banyak orang”  – Rino Dezapaty

Kelas keenam ini bisa dibilang kelas yang sangat spesial. Jika kelas-kelas yang sebelumnya hanya berhenti sampai MC menutup acara, tapi kelas kali ini tidak. Usai materi sharing dari Bang Rino yang dilakukan di Chevron Energy Corner Pustaka Wilayah Soeman H.S Pekanbaru, peserta kelas diajak menuju pelataran puswil untuk melihat pertunjukan langsung dari Riau Rhythm Chambers Indonesia. Wow!

Di kesempatan itu, Bang Rino memainkan 2 buah lagu. Lagu pertama belum ada judulnya, karena menurut pengakuan Bang Rino lagu tersebut baru selesai dibuat. Lagu kedua judulnya Dentang Denting Dentum, yang terinspirasi dari kisah masyarakat di Riau pesisir. Pengunjung puswil pun ikut meramaikan pertunjukan kecil dari Riau Rhythm Chambers Indonesia itu. Semuanya terpukau melihat aksi mereka dan cuma satu kata : KEREN!

DSC03723

Terima kasih Rino Dezapaty, sudah mau berbagi cerita dan pengetahuannya kepada peserta kelas keenam Akademi Berbagi Pekanbaru. Terima kasih teman-teman dari Riau Rhythm Chambers Indonesia atas pertunjukannya yang sangat luar biasa walaupun hanya dengan alat-alat yang seadanya. Teruslah berkarya dan bawa budaya Riau ke seluruh dunia! 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Kreasi Musik Riau oleh Rino Dezapaty

  1. Pingback: Kelas Keenam Akademi Berbagi Pekanbaru : Kreasi Musik Riau | My Life, My Story

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s